Kamis, 05 Oktober 2017

Cerbung Remaja "CIA Girl Pt. 2"

Okay, ini lanjutan dari cerita yang kemarin ya, semoga kalian suka.


I Found The Clue
      Pulang sekolah biasanya menjadi hal yang paling ditunggu oleh anak-anak yang bersekolah, tapi setiap pulang sekolah aku harus melakukan berbagai hal yang membosankan bahkan terkadang menjijikan, tak perlu kujelaskan hal apa yang menjijikan itu… Dan sore ini pun sama, aku sedang bersama Jose di apartemennya yang cukup mewah. Aku harus secepatnya membongkar kasus sialan ini!
     Dan sekarang aku malah sedang terjebak bersama Jose di sebuah lorong sekolah entah untuk apa. Jose bilang ia ingin bertemu temannya dan ingin memberikan sebuah barang yang kurasa adalah narkoba. Entah sampai kapan aku menunggu disini bersamanya dan juniornya yang sejak tadi semangat untuk bangun, dan tatapan mesum Jose padaku yang membuatku ingin membunuhnya. Aku tersenyum manis padanya –yang tentu adalah senyuman palsu- dan sedikit mengecup pipinya yang langsung dibalas ciuman di bibirku, iieeewww… Setidaknya aku bisa mendapatkan ciuman dari pria yang lebih baik, bukan pria menjijikan dengan penampilan bak preman yang siap memalak siapapun yang lewat di hadapannya.
     20 menit menunggu, akhirnya si teman sialan itu datang dan Jose langsung memberikan sebungkus kecil shabu-shabu dan terjadilah transaksi dan akulah yang menjadi saksinya. Shit!!! Jika sudah kutemukan dimana ayahmu, aku janji akan langsung menghajarmu dan membuatmu menyesal! Tak menyia-nyiakan kesempatan, kukeluarkan ponselku dan langsung merekam transaksi itu dengan berpura-pura chatting entah dengan siapa. Dan saat mereka selesai aku langsung memasukkan kembali ponselku ke dalam saku celana hot pants-ku dan sekali lagi memberikan senyuman palsu pada Jose yang membalasnya dengan senyuman cabul. Sialan!
Setelah transaksi tersebut selesai aku langsung pergi bersama Jose ke apartemennya. Well, ini adalah pertama kalinya  aku datang ke apartemennya, mengingat kami baru seminggu berpacaran. Dan aku berani saja mempertaruhkan apapun mala mini asalkan mendapat hal bagus untuk memepercepat penyergapan.
“Hai, Cel. Mau segelas red wine? Atau cola?” tanya jose padaku sambil meletakkan ponselnya di meja saat sampai di apartemennya dan duduk di sofa ruang tamunya yang luas ini.
“Hmmm, air putih saja.” Jawabku dengan senyum manis yang menjijikan. Huh! Kenapa aku selalu merasa menjijikan saat bersama Jose?
“Kau yakin?”
“Tentu.”
      Lantas Jose berjalan ke dapurnya untuk mengambil air putih dan minuman untuknya juga. Sedangkan aku cepat-cepat menyambar ponselnya yang tergeletak di meja. Dengan cepat aku membuka cover ponselnya dan menyelipkan chip di bawah kartu memorinya agar aku bisa menyadapnya. Setelah itu aku menutup kembali cover ponselnya.
      Aku mendengar langkah kaki Jose yang mendekat dan buru-buru meletakkan ponselnya di tempat semula, dan tak lama kemudian Jose datang dengan segelas besar air putih dan sebotol minuman ber-alkohol tinggi. Sepertinya aku punya kesempatan bagus untuk membuatnya mabuk berat dan membongkar kasusnya, karna aku tidak mau lebih lama lagi menjadi gadis menjijikan meski sebenarnya kami tak saling berhubungan badan, bahkan berciuman pun tidak. Yang kulakukan dengannya selama ini hanya menyelidikinya dan meladeninya berbuat hal-hal gila yang melanggar hukum. Parahnya, beberapa kali Simon memergoki kami saat sedang berbuat onar meski semua orang tahu bahwa yang ber-ulah adalah Jose, bukan aku. Tapi aku cukup kagum pada Simon yang sama sekali tak membocorkan hal itu pada siapapun. Dia malah lebih terkesan melindungiku saat aku hampir saja dapat masalah, dia membelaku dan bahkan rela melakukan hukuman yang harusnya untukku. Entah hanya perasaanku saja atau ini memang kenyataan aku tak tahu pasti. Yang jelas aku merasa Simon memiliki perhatian khusus terhadapku. Jose yang mengajakku melakukannya dan yang seharusnya bertanggung jawab malah menyangkal dan menimpakan kesalahan padaku, lalu ia meninggalkanku. Sering aku berfikir untuk membunuhnya dan penyelidikan dianggap selesai. Namun aku belum mendapatkan bukti apapun dalam penyelidikan ini, entah disembunyikan dimana bukti transaksi sialan itu.
“Jika kau hanya mau air putih, tak apa-apa. Tapi aku mau mabuk malam ini.” Canda Jose sambil duduk di kursi dan memberikan air putih padaku.
“Mabuklah semampumu, aku akan menemanimu.” Balasku dengan mesra, lalu meminum setengah gelas air tersebut. Jose juga mulai minum alkoholnya.
“Oh iya, aku minta maaf soal yang di ruang judo tadi. Aggy memaksaku.” Huh, tanpa diberi tahupun aku sudah tahu mengapa hal itu terjadi, dasar bajingan!
“Tak apa. Aku tak akan marah padamu. Tak akan pernah” haha, kebohongan yang bodoh. Seperti bersembunyi di balik telunjuk. Namun yang lebih bodoh adalah Jose percaya dengan apa yang kukatakan.
      Setelah minum cukup banyak, akhirnya Jose teler juga meski beberapa kali tangannya yang sialan itu merabaku, dan tentu berhasil kutepis jauh-jauh! Takkan kubiarkan laki-laki sepertinya menyentuhku!
      Di tengah kondisi Jose yang benar-benar tertidur sekarang, aku mulai menjelajahi isi apartemennya dan mendapat beberapa hal yang bisa jadi bukti kuat kalau ia dan ayahnya telah mengedarkan narkoba bahkan telah sampai ke beberapa negara besar, sialnya… Musuh lamaku adalah tangan kananya, yaitu Jonnathan William Alexander yang sungguh menyebalkan, ditambah Jonnathan adalah pamannya Jose, sialan! Kenapa semua musuhku berkumpul jadi satu? Oke, tak perlu lagi berlama-lama, aku langsung memotret bukti-bukti itu yang lalu langsung kukirim ke markas lewat e-mail, karna jika aku mengambilnya, Jose akan curiga padaku karna ada barang yang hilang saat aku berada di tempatnya. Dan barang-barang yang kupotret adalah kwitansi transaksi narkoba sebesar $1.000.000, pil ekstasi seberat 2 kg, opium seberat 1,5 kg, dan ganja seberat 3 kg yang semuanya dimassukan ke dalam kardus besar yang sudah diselotip rapih dan siap dikirim. Sialnya, aku sudah membongkar kardusnya hingga aku harus merapikan kembali dan merekatkan tutupnya dengan selotip seperti semula.
      Setelah itu aku kembali ke ruang tamu dimana Jose terlelap. Sejenak kupandangi jam dinding yang menunjukkan jam 1 malam, sudah lumayan larut dan aku tak tahu harus kapan kembali ke rumah. Well, sebenarnya bukan rumahku, tapi adalah rumah milik Mr. Samuel yang dipinjamkan untukku selama penyamaran. Jika teman-temanku ke rumah dan bertanya dimana orang tuaku, aku hanya menjawab mereka sedang liburan dan kedua kalinya aku akan bilang bahwa orang tuaku sedang terjebak di bandara karna pesawat yang akan mereka tumpangi sedang delay, dan berbagai macam alasan lagi.
Tok tok tok…
      Sialan! Siapa yang berkunjung malam-malam begini dan membuatku terkejut? Siapa pula yang memiliki urusan dengan Jose? Bagaimana jika yang datang Jonnathan? Gawat! Penyamaranku akan terbongkar karna Jonnathan mengenaliku. Jelas saja ia mengenaliku! Aku-lah yang menjebloskannya ke penjara meski beberapa bulan lalu ia berhasil kabur dari penjara…
Perlahan kuhampiri pintu yang lagi-lagi diketuk oleh entah siapa. Tak hentinya hatiku berdoa semoga yang datang bukanlah orang yang akan membahayakanku. Setelah berada tepat di depan pintu, kuputar kenop pintu dan perlahan membukanya…
“Cecilia?” crap! Dasar pria menyebalkan! Malam malam begini mengejutkanku dan datang ke rumah orang lain tanpa memberi tahu si pemilik rumah, dan… Eh, dia tidak salah, karna dia juga tak tahu jika aku ada di sini dan mungkin saja ia ada urusan penting.
“Simon? Ada apa?” tanyaku bingung.
“Apa Jose ada?” ia bertanya kembali.
“Ya, dia sedang teler di dalam.” Jawabku datar.
“Aku hanya ingin mengembalikan seragam Judo yang kemarin kupinjam dan juga ingin memberikan formulir turnamen Judo yang baru sempat kuberikan sekarang karna baru saja diantar oleh Jaden.”
“Oh, okay. Berikan saja padaku dan akan kuberikan pada Jose jika ia sudah bangun tidur.”
“Apa itu artinya kau akan menginap di sini?”
“Itu bukan urusanmu!”
“Oh, maaf. Hanya bertanya.”
“Ya sudah, jika sudah tak ada keperluan lagi, pergilah. Ini sudah larut malam.”
“Tenang saja, Cel. Aku bukan anak kecil yang harus diingatkan untuk pulang kerumah. Aku tahu apa yang harus kulakukan tanpa kau beritahu.”
“Bagus jika begitu. Terima kasih.” Kataku yang lantas menutup pintu dan membiarka Simon di luar. Aku memang tak sopan, tapi aku hanya menutupi perasaan yang sejak tadi mengusikku. Perasaan yang muncul saat melihat wajah Simon yang muncul di depan pintu dan perasaan yang selama ini belum pernah kurasakan selain dengan ayahku, perasaan yang akupun tak tahu apa artinya, perasaan yang aku sangat malu unttuk mengakuinya. Perasaan seperti debaran aneh yang muncul tiba-tiba dan rasa geli di perut seperti ada kupu-kupu yang terbang didalamnya. Sejak kapan aku merasakannya? Akupun tak tahu, terjadi begitu saja…



Nah, itu dia lanjutan ceritanya. next, akan saya post lagi, oke?

Selasa, 03 Januari 2017

Lagu-lagu Tentang Kisah Jatuh Cinta



Lagu-lagu Tentang Kisah Jatuh Cinta
Hello, guys… I’m back! How are you?
Oke, by the way, aku lagi jatuh cinta nih, dan aku jadi suka denger lagu-lagu yang bersangkutan sama kisah cintaku yang absurd ini. Aku suka dengerin lagu yang bikin aku semangat untuk ngejar si doi, tapi juga suka denger lagu yang bikin aku mikir kalau dia itu terlalu baik dan aku nggak pantas buat dia. *eh, kok curhat?
            Oke, maksudnya… dalam cinta itu banyak kemungkinannya, kalau kata Nathan by Dear Nathan, mencintai itu ada 3 kemungkinan, yaitu diterima, ditolah sama sakit hati, dan saya sudah siap sama semua kemungkinan itu. Yep, aku sudah sangat siap dengan segala kemungkinannya. Nah, sekarang aku mau kasih kalian beberapa chart lagu yang pas buat orang jatuh cinta. Bisa dalam keadaan yang galau ataupun bahagia, ya?
1.      Charlie Puth – Dangerously
Well, lagu ini memang agak ekstreme ya? Tapi beberapa lirik di lagu ini benar-benar bikin emosi si pendengar terpacu, lho. Aku aja kadang kesel sendiri kalau denger lagu ini, udah gitu, lirik-liriknya mirip sama kisah cinta aku *yah, curhat lagi…
“You’ve awoken me, but you’re choking me, I was so obsessed
Gave you all of me, and now honestly, I’ve got nothing left”
Dari lirik itu, kita tahu bahwa orang yang kita cintai itu benar-benar bikin terobsesi dan kita udah ngasih segala hal untuk dia, tapi kita nggak dapat apa-apa!
“I loved you dangerously, more then the air that I breathe
Knew we would crash at the speed that we were going
Didn’t care if the explosion ruined me
Baby, I loved you dangerously.”
Yup, jatuh cinta yang kayak gini memang memacu adrenalin, tapi aku suka banget sama lirik-lirik dan apa yang disampaikan oleh Charlie pada pendengar, bagaimana menurut kalian?

2.      David Archuleta – Crush
Dari judulnya aja kalian pasti udah tau kalau lagu ini tentang seseorang yang punya crush, dan crush-nya itu adalah teman kalian sendiri, yang udah sering main bareng sama kalian, yang sering hang out bareng sama kalian, hiks that’s what happening to me!!! Dan di lagu ini si David nggak bisa menghentikan ketertarikannya sama si cewek
“Do you ever think when you’re all alone
All that we can be, where this thing can go?
Am I crazy or fallin’ in love
Is it real or just another crush?
Do you catch a breathe when I look at you?
Are you holding back like the way I do?
Cause I’m trying and trying to walk away
But I know this crush ain’t going away”
Nah, dari liriknya aja udah nyata banget kalau si David mau tau apa yang si cewek rasain sama dia, apa dia juga punya perasaan yang sama sama David atau nggak? Dan ya, jatuh cinta dengan cara begini memang agak sulit. Apa kalian merasakan yang sama atau tidak?

3.      Jai Waetford – Shy
Kalau lagu yang satu ini kisah jatuh cinta yang manis dan pembawaan lagunya juga manis banget, nggak terlalu berlebihan dan easy listening. Lagu ini menceritakan tentang Jai yang jatuh cinta sama seorang cewek, tapi dia malu-malu sama si cewek karna dia suka gugup sendiri kalau di dekat cewek itu. Remaja manapun pasti pernah punya kisah jatuh cinta yang kayak gini, malu-malu kalau ketemu, suka salah tingkah dan serasa waktu berhenti. Hayo… pasti pernah ‘kan?
“Girl you make me shy shy shy
You make me run and hide hide hide
Feel like I get lost in time
Whenever you near me
Girl you make me shy shy shy
I’m fighting butterflies fli flies
Yeah, you make me lose my mind
Whenever you near me”
Sepenggal lirik di atas pasti sudah cukup menjelaskan kisah jatuh cinta yang manis ‘kan?

4.      One Direction – I Would
Wooohooooooo… this is one of my favorite song EVER!!! Kisah yang diceritain di lagu ini sedikit complicated karna ada seorang cowok (well, di lagu ini lima, karna yang nyanyiin 1D) yang suka sama soreng cewek dan mimpiin kalau si cewek itu pacarnya, tapi si cewek yang di suka itu udah punya cowok, dan cowok yang suka sama si cewek nggak akan bisa ngalahin si cowok. Dan pacarnya si cewek bisa aja bunuh si cowok kalau dia tahu si cowok suka sama ceweknya. Tapi dari lirik ini :
“Would he say he’s in L-O-V-E?
Well if it was me, then I would, I would
Would he hold you when you’re feeling low?
Baby you should know that I would”
Dari lirik itu, kita tahu bahwa cowok yang suka sama cewek itu lebih bisa menghargai si cewek di banding pacarnya. Dan aku juga suka lagu ini karna 1D bisa mengungkapkan apa yang selama ini ingin di dengar oleh para wanita. Ya, mereka selalu bisa mengungkapkan apa yang selalu ingin di dengar para wanita dari lagu-lagunya di setiap album mereka.

5.      Shawn Mendes – I Don’t Even Know Your Name
I Present you my brother from another dimension, Shawn Peter Raul Mendes. Cowok yang satu ini memang romantis, guys. Setiap lagu ynag dia nyanyiin itu benar-benar ngena (buat aku), dan semua lirik yang keluar dari mulutnya itu seakan mantra yang membuat wanita manapun tersihir dan jatuh cinta sama dia.
Dan di lagu ini, dia itu menceritakan kalau dia itu jatuh cinta sama cewek yang bahkan dia nggak tau namanya siapa, dia jatuh cinta pada pandangan pertama dan terpesona sama kecantikan si cewek.
“I don’t even know your name
All I remember is that smile on your face
And it’ll kill me everyday
Cause I don’t even know your name”
Dari lirik di atas, kita bisa tahu betapa si Shawn jatuh cinta sama unknown girl dan dia selalu kebayang-bayang sama senyuman si cewek. Well, sebenarnya cewek yang dimaksud Shawn itu aku, dia terinspirasi dari aku. Dan dia sampai sekarang belum sadar kalau cewek yang waktu itu dia lihat adalah aku, hehehe… (Just kidding, guys.)

            Ya sudah, segitu dulu ya? Atau kalian mau lagi dengan tema yang beda? Ya, silahkan.. nanti aku bikin lagi dengan tema yang berbeda. Dan semoga di postingan aku kali ini kalian bisa suka dan bikin blog ini ramai ya? Aku akan memberikan kalian kisah cinta remaja yang kalian mau, juga bagi yang fangirl, aku bisa kasih kalian postingan tentang artis yang kalian suka, karna jujur aku juga fangirl sih, hehe…
See ya latter….

Selasa, 25 Oktober 2016

Cerbung Remaja "CIA Girl"

Well, kali ini saya mau post cerita yang saya buat sendiri. saya sebenarnya sudah post cerita ini di Watty, tapi kayaknya nggak berhasil. jadi semoga kalian suka sama cerita yang saya buat.




I’m Watching You
     Okay... good morning world... It's my first day of school, will i met someone who will be my destiny? Hehe.... Just kidding guys, i'm here to learn and get new experience... No, I’m here to do my mission, CIA mission exactly. I’ve learnt so many things before. And about school… I’ve pass all the pain in school. I graduate when I was Fourteen.
     Di sekolah tempatku berada sekarang, ada seorang murid yang bernama Jose William Alexander. Dia adalah anak dari seorang gembong narkoba yang juga menjadi pengedar narkoba di kalangan anak remaja. Jika ingin mendapatkan ayahnya, aku harus mendekati anaknya terlebih dahulu. Ditambah pamannya adalah musuhku dan ayahku. Dan untuk mendapatan Jose, aku harus mendapatkan informasinya dari teman-temannya atau jika memungkinkan aku akan berusaha untuk berpacaran dengannya agar lebih mudah menjebaknya. Dan yang kupilih adalah pilihan kedua, yaitu menjadi pacarnya. Dan dengan sedikit menggodanya, aku berhasil menjadi pacarnya dan menyingkirkan 2 cewek yang juga sedang berusaha mendapatkan Jose. Meski aku tahu bahwa aku hanya akan menjadi ‘peliharaan’ bagi Jose, tapi selama itu membuat tugasku tuntas dengan segera, aku akan melakukannya.
       Dan perkenalkan, nama asliku Gabriella Marie Carter. Namun aku menggunakan nama samaran, yaitu Cecilia Joana Smith. Aku adalah anak tunggal dari seorang single parent (ayahku) yang juga agen senior di CIA.
      By the way. Katanya ada seorang cowok di sekolahku yang bernama Simon, dia adalah anak kelas 12, dan lumayan populer atau mungkin memang populer di sekolah, aku nggak tau pastinya. Jelas maklum saja aku anak baru di sekolah ini, dan aku juga nggak benar-benar sekolah ‘kok disini. The good news is, Simon itu bisa membantuku dalam misi ini. Okay, saat pertama kali aku berpapasan dengannya di koridor aku bisa menyimpulkan bahwa dia lumayan tampan dan postur tubuhnya juga bagus ‘kok, tinggi dan ideal. But, aku sama sekali nggak melihat apapun yang special dari dia. Tapi benar yang kupikirkan bahwa dia sepertinya bisa jadi alat untukku lebih mudah membongkar kejahatan Jose, karna Simon adalah ketua klub Judo di sekolah dimana Jose adalah anggotanya.
     Seperti di sekolah lainnya, pasti setiap anak popular akan memiliki banyak penggemar walau tidak sebanyak penggemar Justin Bieber, Shawn Mendes, Austin Mahone atau Cody Simpson. Tapi ya pasti lumayan banyak untuk di sekolah. Well, aku sedang berbincang dengan salah satu temanku yang bernama Sella, dan asal kalian tau, dia adalah salah satu maniak Simon. Dan tiba-tiba Simon memanggilku dan menghampiriku, sontak Sella kaget dan blushing serta salah tingkah seketika.
"Cecilia, bisa kamu ikut denganku sekarang?" tanya Simon padaku.
"Bisa, tapi ada apa?" aku menjawab sekaligus bertanya balik.
"Ayolah, lakukan saja, nanti kamu juga tahu kok." jawab Simon.
     Apa aku bilang? Aku memang nggak suka sama cowok populer, kadang sikap mereka yang sok penting dan sok nggak punya banyak waktu itu lho yang bikin aku sebel. Dan well, aku nurut aja dan memberikan kode ke Sella untuk meninggalkannya karna cowok sok ini. And i can see, wajahnya Sella terliha campur aduk antara kesel dan senang. Mungkin kesel karna aku tinggal plus bareng sama si cowok sok ini, dan seneng karna walau sebentar, Sella bisa liat Simon. Dan ternyata ia mengajakku ke ruang latihan Judo. Okay, good enough…
"Ada apa, Si? Kenapa kau memintaku kesini?" tanyaku setelah sampai di ruang latihan judo. And do you know? Only we both here, there's no other. No! Wait a second! Aku dan Simon nggak benar-benar sendirian disini karna ternyata di pojok ruangan ada Jose yang sedang berciuman dengan Aggy, salah satu cewek yang mendekati Jose.
"Saya mau kasih tau kamu tentang itu. " ujar Simon sambil menunjuk Jose dan Aggy.
"Kenapa?" tanyaku acuh pada apa yang sedang ditunjukkan oleh Simon.
"Kenapa? Kamu nggak cemburu? Pacarmu sedang bertukar ludah di pojok ruang latihanku dan kau sebagai pacarnya harusnya menariknya keluar dari sini!” kata Simon dengan suara teriak tertahan karna sadar jka ia lebih keras lagi, Jose dan Aggy akan sadar bahwa ada yang lain di ruangan itu selain mereka.
"Tidak." jawabku dengan cepat.
"Kenapa?" Tanyanya kecewa sambil menarik rambutnya kebelakang.
“Kenapa? Karna aku tidak peduli tentang siapa yang sedang melakukan apa pada Jose, lagipula Jose juga anggota judo ‘kan? Biarkan saja ia menggunakan ruang latihan ini sebentar untuk melatih staminanya.” Jawabku dengan datar.
“Cecilia, aku tak akan membiarkan ruang latihanku dipakai untuk hal-hal yang semacam itu.” Tukasnya. Dasar ketua gadungan!
“Hei, Simon. Jika kau memang benar-benar seorang ketua, harusnya kau bisa mengatasi masalah sepele ini sendiri tanpa bantuan siapapun.” Kataku akhirnya, lantas aku pergi meninggalkan Simon. Huh, ternyata dibalik kelebihannya yang selali di elu-elukan semua orang, ia memiliki kekurangan. Dia bahkan tak bisa mengatasi masalah kecil yang bahkan akan diatasi dengan mudah oleh anak – anak. Oh God, why do this happen to me?  Apakah nasibku memang harus menjadi aktris yang mengincar sesuatu dalam aktingnya, dan sialnya terkadang aku harus melakukan beberapa peran yang menjijikan seperti sekarang ini. Aku yakin aku layak dapat yang lebih baik dibanding menjadi kelinci peliharaan Jose yang brengsek itu! Dan Simon… Ya, sepertinya kedepannya ia akan sering mengganggu tugasku megingat ia punya banyak masalah dengan Jose yang selalu ingin jadi ketua klub Judo sekolah. Tapi apa perlu aku menyingkirkannya? Dengan cara apa? Dan bagaimana? Simon sama sekali tak tau apa-apa, eh… Ia memang tak boleh tau! Karna jika ia tahu tentang ini, ia bisa jadi umpan empuk Jose untung membongkar identitas asliku.
@@@@@

Nah, ini part satunya... tunggu aja kelanjutannya kalau suka, comment yaa... See you again.

Sabtu, 05 September 2015

Magcon Boys..

    Hay hay...Kalian tau Magcon gak? Itu lho...Cowok-cowok ganteng yang jebolan Vine dan Youtube,kalu belum,kalian harus tau,nih aku kasih profilnya....


1. Hamilton Nash Grier

Hasil gambar untuk foto nash grier

      Nash itu punya mata biru terang yang indah, dia lahir 28 Desember 1997 dia Anak kedua dari 4 bersaudara.
     Cowok  yang suka Cereal Cinnomon Teast Crunch ini terkenal lewat video Nya yang di unggah bersama Cameron Dallas, Dan anggota magcon lainnya, tapi sekarang video Nya sudah di hapus dari channelnya.Kenapa ya?padahal oke loh..
Sebenarnya Nash itu adalah seorang Viner, apa itu Viner ? Viner adalah sebutan dari orang-orang yang suka upload video melalui aplikasi jebolan twitter yaitu Vine.

Vine: Nash Grier
Twitter : @nashgrier
Instagram : @nashgrier


2.Cameron Alexander Dallas


Cameron Dallas. Cowok ini lahir pada 8 September 1994 ini juga terkenal lewat Vine. Dia itu Belieber dan Directioner loh...Ganteng yaa?

Vine: Cameron Dallas
Twitter : @camerondallas
Instagram: @camerondallas
YouTube : camerondallas


3.Shawn Peter Raul Mendes

 

Shawn Mendes Lahir pada 8 Agustus 1998, cowok ini adalah Canadian, dia adalah type cowok pemalu diantara yang lain. Selain bikin video di vine dia juga sering upload video cover di YouTube,. Dia ikut tour bareng Austin mahone ngga hanya Shawn yang gabung tour bareng Austin,ada Fifth Harmony, Alex Angelo,dan The vamps.Dia juga penyanyi berbakat loh,dan saya suka sama lagu lagunya...

Vine: Shawn Mendes
Twitter : @shawnnmendes
Instagram : @shawnnmendes
YouTube : shawnnmendes



4 . Matthew Lee Espinosa
 
Wow, Matthew Espinosa,lahir pada 7 juli 1997,dan dia adalah penggemar Justin Bieber dan Ariana Grande loh...

Vine: Matthew Espinosa
Twitter : @TheMattEspinosa
Instagram: @ItsMattEspinosa
YouTube : ItsMattEspinosa


5. Carter MCCoy Reynolds

 
 Dia Carter Reynolds,lahir tanggal 24 Mei 1996.Dia ini blasteran asia dan amerika,tapi udah tinggal di amerika sejak kecil.

vine: Carter Reynolds
Twitter : @mr_carterr
Instagram : @mr_carterr
YouTube: mr_carterr


6 . Taylor Michael Caniff

 
 Taylor Caniff. Cowok ini lahir pada tanggal 3 Februari 1996.dia itu ciri khasnya pakai bandana,jadi keliatan keren gitu...

Vine : Taylor caniff
Twitter : @taylorcaniff
Instagram : taylorcaniff


7. Aaron Braden Carpenter

 
Aaron Carpenter,Dia lahir tanggal 5 Oktober 1998.Dia tuh agak misterius,dan sering gagal kalo ngerjain Carter....Hehe.. 

Vine : vine: Aaron Carpenter
Twitter : @aaroncarpenter_
Instagram : @aaroncarpenter


8. Jack Finnegan Gilinsky

 
Jack Gilinsky, lahir pada 10 September 1996.Jack sudah merilis beberapa lagu di iTunes,dan lagunya itu duet dengan Jack Johnson,jack Johnson adalah temanya semenjak TK, sebutan mereka itu double Jacks.

Vine : Jack and Jack
Twitter : @jackgilinsky
Instagram : @jackgilinsky

9.Jack Edward Johnson

 
Jack Johnson lahir pada 24 maret 1996, dia itu kalo diliat kayak kakak adik sama Jack Gilinsky,padahal bukan,dan dia tuhemang agak imut.

Twitter : @jackjackjohnson
Instagram : @jackjackjohnson


10. Jacob Michael Whitesides

 
Dia Jacob Whitesides,lahir pada 11 November 1997,dan sebenarnya dia tuh cover artis di youtube,tapi Viner juga...

Vine : Jacob Whitesides
Twitter : @jacobwhitesides
Instagram : @jacobwhitesides
YouTube : jacobwhitesides


11. Hayes Benjamin Grier

 
Hayes Grier .Hayes adalah Adik kandung dari Nash Grier,dia lahir pada tanggal 8 Juli 2000,paling muda di Magcon,imut ya?

vine: Hayes Grier
Twitter : @hayesgrier
Instagram : @hayes_instagram


Well...Ini adalah Para Magcon yang katanya gantengnya keterlaluan dan masih muda muda,nah,segini dulu ya guys,see ya...

Cerbung Remaja "CIA Girl Pt. 2"

Okay, ini lanjutan dari cerita yang kemarin ya, semoga kalian suka. I Found The Clue       Pulang sekolah biasanya menjadi hal ya...